Kegiatan Program PKT Desa Ganting Diduga Menyimpang? - Sinarlampung.com

Kegiatan Program PKT Desa Ganting Diduga Menyimpang?

Spread the love

Sharing is caring!

Kampar (SL)-Kegiatan Pembangunan Program PKT (Padat Karya Tunai) di Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Propinsi Riau, disinyalir sarat penyimpangan. Selain menyalahi aturah, hasil kerja asal jadi, karena hanya membersihkan satu kilo jalur irigasi.

Menurut keterangan warga kegiatan PKT itu terlihat aneh. Dikerjakan hanya satu hari oleh 14 pekerja, dengan upah Rp800 ribu perorang. “Kami juga aneh dan heran. Suruh kerja jenis kegiatan pekerjaan PKT tersebut hanya membersihkan pinggir pengairan (irigasi) dengan upah sebesar Rp800 ribu satu orang, hari dengan tenaga kerja berjumlah 14 orang dibagi dua kelompok,” kata salah seorang warga kepada wartawan, Minggu (14/4/2019)

Dia mengaku tidak tahu pasti apakah pekerjaan itu sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau tidak. “Kami tidak tau sebagai masyarakat apakah memang PKT tersebut sesuai dengan RAB atau tidak, yang jelas itu di upah selama satu hari kerja sebesar Rp.800ribu/orang dengan tenaga kerja 14orang, itu saja,” katanya.

Masyarakat masi bertanya-tanya tentang kegiatan PKT tersebut, wartawan menghubungi Kades Ganting Damai, Ali Abri melalui hubungan telepon naamun tidak diangkat. Dihubungi melalui SMS dan di chat WA juga tidak dibalas. (Yohanes)

Tinggalkan Balasan