Karwayan BRI di Lambar Rugikan 94 Nasabah Karena Kecanduan Judi Bola Online

Spread the love

Sharing is caring!

Lampung Barat (SL) – Tersangka penggelapan (penilep) uang nasabah BRI Unit Fajar Bulan Kecamatan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat (Lambar) sebesar Rp1,1 Miliar, Dicki Kurniawan, ditangkap jajaran Polres setempat. Penggelapan yang dilakukan pelaku merugikan pihak BRI Unit Fajar Bulan dan 94 nasabahnya.

Tersangka merupakan karyawan PT BRI Unit Fajar Bulan sendiri. Modus operandinya, dengan cara mengambil uang setoran pelunasan nasabah namun tidak disetorkan ke rekening utang atau tidak disetorkan untuk pelunasan. Namun tersangka memberikan slip setoran untuk meyakinkan nasabah.

Uang setoran 94 nasabah bank tersebut digunakan tersangka untuk bermain judi bola online, yang pasangannya mulai Rp1 juta hingga Rp40 juta. Selain untuk judi online uang nasabah juga digunakan tersangka untuk keperluan sehari-hari.

Atas perbuatannya, pihak Bank kemudian melaporkan pelaku ke Polres Lambar dengan nomor laporan LP/494/VIII/2018/Polda Lampung/Res Lambar SPKT Tanggal 1 Agustus 2018. Pelapor atas nama FA. Wisnu Budi Prasetyo selaku Kepala Unit Bank BRI Unit Fajar Bulan.

Dari laporan tersebut dilakukan penangkapan pada Selasa (27/11/2018) pukul 14.00 WIB di salah satu rumah makan di Kotabumi, Lampung Utara. “Tersangka dijerat Pasal 49 ayat (1) Huruf A, B dan C UU  No 10 tahun 1998 tentang perubahan atas UU No 7 tahun 1992 tentang perbankan, dengan ancaman pidana penjara sekurang-kurangnya 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda sekurang-kurangnya Rp 10 Miliar dan paling banyak Rp 200 Miliar,” jelas Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi, dalam ekspose di Mapolres Lambar Rabu (28/11/2018).

Dikatakan Doni, berdasarkan hasil audit khusus dan on the spot didapat kerugian materi Rp 1.131.999.181. “Barang bukti yang ada yakni hasil audit khusus PT. BRI (Persero), SK pengangkatan tersangka sebagai karyawan PT. BRI, slip setoran PT. BRI yang di buat oleh tersangka ke para debitur dan slip/bukti pencairan pinjaman yang diberikan kepada para debitur,” jelasnya.

Kapolres mengatakan, pihaknya akan mendalami kasus penggelapan uang nasabah yang di lakukan Dicki Kurniawan. “Akan kita dalami apakah tersangka akan dikenakan pasal berlapis, karena tersangka menggunakan uang nasabah tersebut untuk kegiatan judi bola online,” tutup Doni. (rilis.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *