Karsidi Ditemukan Tewas di Tengah Kebun Karet - Sinarlampung.com

Karsidi Ditemukan Tewas di Tengah Kebun Karet

Spread the love

Tulang Bawang Barat (SL)-Karsidi (70) warga Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat, ditemukan tewas di aliran sungai kecil di tengah perkebunan karet, di Tiyuh/Desa Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Jumat (09/08/2019), sekitar pukul 16.00 WIB

Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko, mengatakan Polsek Gunung Agung melakukan identifikasi dan olah Tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa penemuan sesosok mayat laki-laki di sungai kecil dekat perkebunan karet, Jumat (09/08/2019), sekitar pukul 16.00 WIB, di Tiyuh/Desa Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung. “Adapun identitas dari korban yaitu Karsidi (70), berprofesi tani, warga Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujar AKP Tri, Sabtu (10/08/2019).

Kejadian bermula hari Jumat (09/08/2019), sekitar pukul 08.00 WIB, korban pamit berangkat ke kebun karet untuk mencari rumput. Kemudian sekitar pukul 16.00 WIB, keluarga korban mendapatkan kabar dari saksi Ruslan (45), berprofesi tani, yang menemukan korban sudah dalam posisi tertelungkup di sungai kecil.

Yang mana waktu itu saksi Ruslan sedang bersama saksi Icang Suhendar (26), berprofesi tani, sedang melintas di sungai kecil tersebut untuk mencari rumput juga. Petugas kami bersama warga dan tim medis yang mendapatkan informasi tentang peristiwa ini langsung berangkat menuju ke TKP untuk melakukan evakuasi, setelah sampai di TKP ternyata korban sudah Meninggal Dunia.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis, kuat dugaan yang menjadi penyebab korban Meninggal adalah benturan antara tubuh korban dengan kayu untuk penyebrangan sungai, karena ditubuh korban terdapat luka lecet dibagian bibir dan telinga. Yang diperkirakan korban terpeleset saat akan menyebrangi sungai kecil tersebut,” ungkap AKP Tri.

Selain itu, di tubuh korban juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan dan menurut keterangan dari keluarganya, korban juga tidak mempunyai riwayat penyakit. Pihak keluarga korban juga menolak untuk dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah. (rls/Robert)

Tinggalkan Balasan