Janjikan Rp10 Miliar Dan Minta Jaminan Rp550 Juta, Oknum PNS Kota Bandar Lampung Jadi Tersangka di Polda Lampung – Sinarlampung.com

Janjikan Rp10 Miliar Dan Minta Jaminan Rp550 Juta, Oknum PNS Kota Bandar Lampung Jadi Tersangka di Polda Lampung

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Polda Lampung menetapkan Idawati, PNS Pemda Kota Bandar Lampung, sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan. Penetapan tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B-1275/VIII/2018/LPG/SPKT Tertanggal 29 Agustus 2018, atas nama pelapor Dian Eka Wijaya, warga Kota Metro, dalam kasus janji palsu uang Rp10 miliar, dan tidak kembalikan uang Rp550 juta.

Idawati

Kuasa Hukum Korban Pelapor, Leni Ervina mengatakan kasus itu sudah cukup lama laporannya berjalan di Polda Lampung, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/B-1275/VIII/2018/LPG/SPKT Tertanggal 29 Agustus 2018. Sebagai korban Pelapor bernama Dian Eka Wijaya.

Kasus dugaan Tipu Gelap yang menyeret Idawati seorang PNS di Pemda Kota Bandar Lampung bergulir hingga pada penetapan tersangka. Polda Lampung telah memberitahukan kenaikan kasus itu ke Kejaksaan Tinggi Lampung, mengingat kasus tersebut harus segera dimajukan. “Surat Pemberitahuan Penetapan Tersangka tertanggal 7 Agustus 2019 ke Kejaksaan Tinggi Lampung, dan kami yakin laporan terus berjalan sesuai hukum yang berlaku,” ujar Leni Ervina.

Menurut Leni Ervina, tersangka diduga menjanjikan uang sebesar Rp10 miliar kepada korban, dan meminta syarat administrasi berbentuk uang sebesar Rp550 Juta. Faktanya iming-iming tersangka tidak jelas hingga saat ini, dan dana administrasi tersebut tidak juga dikembalikan. “Pelaku harus bertanggungjawab secara hukum, itu sasaran kami,” ujarnya

Terlapor saat dikonfirmasi keterlibatannya dalam perkara mengatakan dirinya bukan tersangka di Polda Lampung “Tolong ke Pengacara saya, karena ini menyangkut nama baik saya, yang sebenarnya tersangka bukan saya, ada Amrullah Amsar, dia mau bertanggungjawab,” ujar Idawati kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Sementara itu, kuasa Hukum Pelapor Leni Ervina menegaskan, Kliennya tidak ada hubungan dengan Amrullah Amsar, karena uang tersebut ditransfer ke rekening tersangka. “Mungkin itu alasan tersangka saja untuk membela diri, klo dari kami sederhana, cukup kembalikan uangnya, dan biarlah kepolisian bekerja secara professional,“ pungkas Leni. (red)

Tinggalkan Balasan