Istri Kades "Ngamuk", Vidio Panas Suaminya Dengan Sekdes Cantik Beredar Dimedsos - Sinarlampung.com

Istri Kades “Ngamuk”, Vidio Panas Suaminya Dengan Sekdes Cantik Beredar Dimedsos

Spread the love

Sulawesi Utara (SL)-Istri oknum kepala desa di Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara berinisial EM, shok dan geram lalu melapor ke Polisi, karena mendapatkan Video panas suaminya sang Kepala Desa ( Kades) dan Sekretaris Desa ( Sekdes) yang tersebar luas di aplikasi Chatting WhatsApp. Bahkan dia mendapatkan vidio dari chat whatshapp seorang anak.

Dari informasi yang beredar, wanita cantik yang ada di video panas itu adalah sekretaris desa ( Sekdes) berinisial KM di kantor suaminya. EM tahu video suaminya, LMG (58) sedang asyik dengan sekdes dari WhatsApp seorang anak berinisial ML.

EM pun terkejut mengetahui ulah suaminya dengan sekdes tersebut. Tak banyak berpikir, EM langsung melaporkan suaminya ke Polres Kotamobagu, Jumat (4/10/2019). Kepada polisi, EM mengatakan video itu ini telah viral di masyarakat.

Dia blak-blakan mengaku kepada polisi, bahwa pria yang ada di video viral itu adalah suaminya dengan sekdes desa tersebut. Dia lalu menceritakan video tersebut terekam di handphone suaminya merek Nokia Android warna hitam. “Informasi itu saya dengar dari anak berinisal ML, bahwa video tersebut telah tersebar di masyarakat,” ujar EM.

Lanjut dia, mendengar hal tersebut ia langsung melapor ke Polres Kotamobagu. Kabag Humas Polres Kotamobagu AKP Rusdin Zima, mengatakan pada 3 Oktober 2019 malam, pihaknya telah menerima laporan terkait kasus asusila dan dugaan perzinahan dari oknum sangadi dan sekdes. “Laporan tersebut sudah kami terima dan akan dilakukan pemanggilan kepada saksi-saksi terkait laporan tersebut,” ujar Rusdin Zima.

Kasus ini, masih akan didalami dulu dan diselidiki kebenarannya oleh pihak penyidik. Camat Modayag Sukaryanto Sudikkromo mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bukti yang akurat dan lengkap terhadap kasus tersebut. “Kemungkinan hari Senin, data dan bukti sudah lengkap dan akurat tentang Sangadi dan Sekdes tersebut,” ujar Sukaryanto Sudikkromo.

Lanjut dia, hingga sekarang Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) belum membuat laporan terkait masalah tersebut serta hasil penyeledikan kepolisian. Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Ikhlas Pasambunan mengatakan, informasi tersebut telah didengar. Namun belum ada laporan resmi dari camat terkait kasus tersebut. “Kami langsung tindaklanjuti, jika ada laporan resmi dari Camat,” ujar Ikhlas Pasambuna.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan segera melakukan tindakan pergantian sementara atau permanen, jika yang bersangkutan terbukti dan berstatus tersangka atau keputusan dari incracht dari pengadilan. Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupaya mengonfirmasi kepada kepala desa dan sekdes terkait video panas mereka yang beredar.

Vidio Pelajar SMK di Tuban

Sempat viral di media sosial Facebook dan aplikasi Chatting WhatsApp, polisi kini punya titik terang soal pelaku Video Mesum Siswi SMK di Tuban. Tak sulit bagi kepolisian mengungkap kasus Video Hot Siswi SMK ini. Pengungkapan video dewasa itu berawal dari identitas kaus kaki yang dikenakan oleh salah satu pemeran cewek.

Bahkan, kepala sekolah di SMK tempat pemeran cewek bersekolah telah membenarkan. Kepala SMK tersebut mengatakan, anak didiknya itu duduk di kelas X. Pembenaran tersebut awalnya terlihat dari kaus kaki yang dikenakan. Lalu, dia melihat wajah siswi SMK tersebut. “Benar yang perempuan siswa saya kelas 1, yang laki-laki dari sekolah lain,” beber Kepala Sekolah.

Kini para pemeran sudah dibawa ke Mapolres Tuban untuk diperiksa oleh penyidik. Aparat kepolisian setempat telah menangkap para pemeran di video panas itu. Jumlahnya ada tujuh siswa yang diperiksa penyidik Polres Tuban. Sementara itu, Kasubag Humas Polres Tuban, Iptu Suganda mengatakan tujuh siswa itu diperiksa penyidik reskrim kaitannya dengan video adegan berhubungan badan yang viral.

Diduga dua pemeran dalam video tersebut juga ikut diperiksa bersama lima temannya. “Hingga sore tadi sudah ada tujuh yang diperiksa, terkait video yang viral tadi,” kata Suganda dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019). Ganda menjelaskan saat ini penyidik masih fokus untuk mengembangkan siapa pelaku yang menyebarkan video dewasa tersebut di media sosial.

Untuk sementara para siswa yang dipanggil dalam agenda ini masih dilakukan pemeriksaaan. “Penyidik masih fokus untuk menggali data siapa pengunggah video di media sosial itu. Sementara itu yang disampaikan, untuk lain-lain ditunggu perkembangannya,” katanya.

Sebelumnya, video panas itu viral setelah diunggah di Facebook oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya pada Rabu (2/10/2019) malam. Dalam video itu terlihat sepasang siswa berhubungan badan di atas kasur disaksikan empat temannya dalam satu kamar sembari ada yang merekam. (tribun)

Tinggalkan Balasan