Inspektorat Tanggamus Diduga Tidak Paham Dengan Tugas & Tupoksinya

Spread the love

Sharing is caring!

Tanggamus (SL) – Tim Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (Ajoi) Tanggamus, Konfirmasi ke inspektorat Tanggamus, setelah hampir satu bulan tidak ketemu, Hari ini akhirnya bertemu dengan Irbanwil 4 Tabroni dan Kepala Inspektorat Faturahman di ruang kerjanya. Senin 8 Oktober 2018.

Dalam hal ini Ajoi mengkonfirmasi terkait pemberitaan media Online yang tergabung dalam Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (Ajoi) tentang dugaan pembangunan jalan Rabat Beton panjang 50 M dan L 3 M. Di Pekon Penanggungan Kecamatan Kota agung Pusat, yang tidak sesuai Juknis Juklaknya, yang pekerjaanya di duga asal jadi.

Irbanwil 4 Tabroni saat di wawancarai Ajoi di ruangan Kepala Inspektorat mengatakan,, Mekanisme kami ini kan pengaduan masyarakat, karena impormasi itu butuh dukungan data,  Kelemahan kita kan disitu. Pakemnya kami ini adalah membantu Pemerintah Daerah dalam hal pengawasan. artinya kami hanya sebatas kroscek dulu sih,, bagaimana sih hasil hasil yang kemaren kawan yang turun kemaren seperti apa. Kita hanya sebatas di situ.

Terkait materi laporanya kami belum tau, emang kami pernah dengar sih. Kita bukanya tidak mau menindak lanjuti,  yaitu tadikan dikatakan pak inspektur pekerjaan kita tidak cuma  di kotaagung, banyak daerah daerah lain pulau panggung, pugung semua juga punya dinamika punya masalah. Artianya dengan informasi ini bahan buat kami, bukan berarti dari bahan ini kami langsung turun. Mekanismenya kami seperti itu.

Dasarnya inikan kita menerima laporan secara resmi yang melaporkanya harus ada. Karena nanti keterkaitannya ketika kita mau konfirmasi kita tau karena ada datanya. Kalau kita gak menerima laporan gimana kita mau menindak lanjuti karena kita ini lembaga resmi, kecuali mungkin kalau HPH mereka bisa karena mereka mempunyai intel yang langsung bisa turun memprosesnya, kalau kami inikan gak ada,”ucapnya.

“Inikan kita mau liat dulu materinya apa, kami tidak serta merta kroscek kebawah, kan ini pekerjaan 2017 kita akan cek dulu dengan teman teman yang di 2017. Karena di tahun itu kami belum turun, kita mau tau dulu pekerjanya itu seperti apa, kan ada tim yang turun pada waktu itu, artinya kami menyatakan karena kami tidak turun,” tutupnya.

Sementara Kepala Inspektorat Tanggamus Faturahman kepada awak media mengatakan,, kami sudah memberikan Warning jika terjadi kekurangan volume pisik, kami buatkan rekomendasi supaya di lenkapi, untuk batas limit pemeriksaan Dana Desa batas di mulai dari bulan pebruari sampai dengan april, pada bulan Mei ada limit 30 hari kedepan. Setelah itu kami turun lagi cek agar di selesaikan kekuranganya. Dan jika limit itu tidak di tindak lanjuti, silahkan penegak hukum masuk,”ujarnya.

Di tambahkan Faturahman,, kalau ada informasi gak di sampaikan kepada kami,”kan berita Online itu belum tentu kami baca,”ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *