Inspektorat Pesisir Barat "Cueki" Kasus Skandal Peratin Waysindi Dengan Istri Warganya - Sinarlampung.com

Inspektorat Pesisir Barat “Cueki” Kasus Skandal Peratin Waysindi Dengan Istri Warganya

Spread the love

Pesisir Barat (SL)-Meski sudah dua kali di laporkan warga ke Inspektorat, terkait perselingkuhan hingga dugaan perzinahan oknum Peratin Waysindi, Imr, terhadap istri sah orang lain, namun Inspektorat terkesan abai. Laporan Sejak Februari dan November 2019, namun belum di respon.

Karena itu, warga Pekon Waysindi Kecamatan Karyapenggawa Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), mendesak Inspektorat Peisisr Barat segera menindaklanjuti laporan dugaan perzinaan oknum Peratin Waysindi, Imr, terhadap istri sah orang lain, yang dilaporkan sejak Februari 2019 itu.

Salah seorang warga setempat, “Bahwa laporan masyarakat Pekon Waysindi sudah sejak Februari 2019 lalu. warga melaporkan oknum peratinnya atas dugaan perzinaan terhadap istri sah AU, hingga saat ini belum ada tindaklanjut oleh Inspektorat setempat,” kata Dinuri, warga Pekon Waysindi, Senin 2 Desember 2019.

Bahkan, kata Dinuri, karena belum ada tindaklanjut dari pihak Inspektorat, awal November 2019 lalu AU, suami sah dari lawan dugaan perizanaan oknum peratin itu kembali melaporkan ke Bupati Pesibar ditembuskan ke Inspektorat dan Camat Karyapenggawa.

Namun, meski sudah dua kali masuknya laporan, lanjut Dinuri, namun hingga saat ini belum ada upaya dari Inspektorat setempat menindaklanjuti laporan dimaksud. “Laporannya masih mandek. Buktinya belum ada tindakan dari Inspektorat sebagai bentuk tindaklanjut dari laporan kami,” jelasnya.

Karenanya, Dinuri mendesak agar Inspektorat segera mengambil langkah tegas dengan menindaklanjuti laporan yang sudah dua kali dilakukan itu. “Kami hanya minta laporan kami segera diproses, peratin yang sudah melakukan perbuatan buruk itu segera ditindak tegas karena masyarakat sendiri sudah sangat geram,” pungkasnya.

Terpisah, Inspektur Pesibar, Edy Mukhtar, melalui Inspektur Pembantu (Irban) I, membenarkan adanya laporan ke Bupati Pesibar oleh AU sebagai pada 4 November 2019 lalu. AU melaporkan oknum Peratin Waysindi atas dugaan perzinaan dengan istri sahnya. “Kami masih menunggu perintah dari pimpinan. Kalau disposisinya sudah turun pasti akan langsung ditindaklanjuti,” singkatnya. (jpnews/red)

Tinggalkan Balasan