Insfektorat Way Kanan Benarkan Ratusan Kepala Kampung di Way Kanan Terindikasi Korupsi Dana Desa 2018 - Sinarlampung.com

Insfektorat Way Kanan Benarkan Ratusan Kepala Kampung di Way Kanan Terindikasi Korupsi Dana Desa 2018

Spread the love

Way Kanan (SL)-Meski secara samar-samar, tim APIP Insfektorat Pemkab Way Kanan mengakui jika hasil audit ratusan kampung yang terindikasi korupsi dana desa 2018 yang ditangani pihaknya beberapa bulan terakhir memang terbukti melakukan pelanggaran.

Masalhnya adalah mulai dari adanya Kampung 60 persen tidak sama sekali menyalurkan dana desa tahun 2018, hingga temuan adanya kerugian keuangan Kas kampung akibat sisa anggaran dari jumlah jenis kegiatan yang telah direalisasikan itu tidak sesuai, dan masih banyak jenis pelanggaran yang ditemukan tim audit APIP.

“Saya tidak ingat pastinya, namun sebagian besar dari ratusan kampung yang kami periksa itu rata rata memang banyak melakukan kesalahan baik administrasi, kepatuhan maupun dugaan korupsi dana desa sendiri,” kata Bakarudin Irban I Insfektorat, Selasa (14/5/2019) diruang kerjanya.

Namun, Bakarudin, tidak merinci identitas kampung, termasuk bentuk kesalahan terberat, yang tidak menyalurkan dana desa 2018 sebanyak 60 persen maupun jumlah kampung yang melakukan penyelewengan dana desa dari jenis kegiatan fisik, dan hasil tim audit APIP sendiri.

Bakarudin hanya menjelaskan bahwa semua laporan hasil audit sudah di serahkan ke Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya. Yang nanti adak ada surat perintah dari Bupati, kepada kampung yang dilaporkan sesuai hasil temuan perbaikan pembangunan fisik kampung maupun pelanggaran tindak pidana korupsinya untuk memulangkan dana desa kekas kampung selambat-lambatnya 60 hari dari surat diterima kepala kampung.

“Kita lihat 60 hari dari sejak surat perintah Bupati diterima Kepala Kampung yang bermasalah tersebut. Jika tuntutan yang disarankan itu tidak segera dipenuhi kemungkinan besar Bupati akan mengambil langkah tegas penyelesaian jalur hukum,” katanya.

Jika itu dilakukan, bisa dipastikan ratusan kepala kampung akan menjadi tersangka kasus korupsi dana desa yang bakal ditetapkan pihak hukum sendiri dari berkas temuan audit APIP ini sendiri dalam waktu dua bulan kedepan. “Kita Insfektorat telah benar benar bekerja dan tidak akan ada upaya kejahatan menyelamatkan kampung bermasalah korupsi dana desa di way Kanan ini sendiri,” katanya. (Indro/samun)

Tinggalkan Balasan