Ijazah "Tertahan" Ratusan Lulusan UIN Lampung Kehilangan Kesempatan Kerja? - Sinarlampung.com

Ijazah “Tertahan” Ratusan Lulusan UIN Lampung Kehilangan Kesempatan Kerja?

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Ratusan Mahasiswa Fakultas Keguruan Jurusan Matematikan (Himatika) UIN Raden Intan Lampung hingga kini belum juga menerima ijazah. Padahal sudah dinyatakan lulus dan telah melaksanakan prosesi wisuda. Ketua Himanika mendesak Rektor segera terbitkan ijazah mereka.

Baca: Tiga Tahun Di Wisuda Izajah Alumni UIN Tidak Juga Terdaftar di Dikti

Ketua Himanika Angga Yugo Pratama, mendesak rektor UIN untuk segera menerbitkan ijasah para alumni UIN. “Ini sangat merugikan. Padahal jelas dalam Permenag Nomor 1/2016 Pasal 7 ayat 1 menyebutkan waktu penerbitan ijazah hanya 14 hari. Artinya setelah 14 hari alumni harus sudah menerima ijazah,” terang Angga, Kamis (24/10).

Diungkap Angga, akibat kelalaian UIN, ratusan alumni harus kehilangan kesempatan untuk bekerja lantaran belum terima ijazah. “Kami mendesak Rektor UIN Raden Intan Lampung untuk segera menerbitkan ratusan ijazah alumni Himatika, ada yang tidak beres di birokrasi kampus. Rektor harus bertanggungjawab soal ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ardan alumni yang baru saja diwisuda bulan lalu mengatakan, jika kemarin dirinya tak menanyakan perihal ijazahnya dan mendesak ke pihak terkait mungkin belum akan dikeluarkan. “Punya saya sudah keluar, tapi masih banyak yang belum keluar termasuk di jurusan saya, kemarin saya langsung menghadap Warek 1, ya memang saya sendiri yang ngadep, gak tau saya kenapa yang lain belum keluar,” ungkapnya.

Diungkapkannya, ketika dirinya menghadap di bidang akademik, dirinya harus mencari sendiri berkas. “Saya nyari sendiri di tumpukan berkas-berkas itu, ketika ketemu punya saya, saya langsung bawak ke rektor, dan besok nya jadi. Karena memang belum ditanda tangan oleh rektor. Karena untuk mendapat tanda tangan rektor itu harus ada surat dari wakil rektor 1, makanya banyak nyangklak di Warek 1,” tandasnya. Terkait hal ini, pihak UIN Raden Intan maupun rektor belum berhasil dikonfirmasi. (Red)

Tinggalkan Balasan