Gadis Asal Natar Beli Oktavia Ditemukan Tewas di Depan Stadion Kalianda - Sinarlampung.com

Gadis Asal Natar Beli Oktavia Ditemukan Tewas di Depan Stadion Kalianda

Spread the love

Kalianda (SL)-Beli Oktavia (19) alias Via, warga Banjarsari, Natar, Lampung Selatan, ditemukan tewas dibawah pohon kelapa, areal Stadion Jati, di pinggir jalan umum (Depan Stadion jati), Dusun Simpur Jaya, Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Rabu 6 Novemver 2019 sekitar pukul 6.00, Korban menggunakan kaus warna hitam dan celana panjang coklat muda, ditemukan posisi terlentang dan mulut terbuka. Terdapat gigit kawat.

Kondisi korban saat ditemukan,

Identitas Via dikenali setelah sang paman, Slamet Riyadi, melihat jasad korban di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda. “Betul, (dia) keponakan saya. Nama panggilannya Via,” kata Slamet di RS Bob Bazar Kalianda, Rabu, 6 November 2019. Via pernah tercatat sebagai siswi SMAN 2 Natar.

Via pergi dari rumah sejak Senin malam, 4 November 2019. Keluarga tidak ada yang mengetahui tujuan kepergian Via. “Kata emaknya, dia pergi pukul 23.00 WIB,” ujar Slamet.

Mayat Via kali pertama ditemukan dua warga yang hendak berolah raga, dengan ciri ciri rambut warna hitam panjang sebahu, tanpa mengenakan alas kaki. “Warga sekitar yang menemukan mayat wanita itu,” kata Kapolsek Kalianda Iptu Dedi Suhendi, di lokasi kejadian.

Polisi baru mendapatkan identitas korban setelah delapan jam, usai olah Tempat Kejadian Perkara, Keluarga korban yang meyakini itu kerabatnya, mendatangi Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda. “Baru identitasnya (terungkap). Atas nama Beli Oktavia, warga Banjarsari, Natar, usianya 19 tahun kelahiran tahun 2000,” kata Iptu Dedi Suhendi, Kapolsek Kalianda, Rabu (6/11/2019) siang.

Awalnya, saksi Rona Sahpri (22), bersama Ahmad Dedi Sarbela (22), dan Ahmad Yasin (22),  Mahasiswa STIE kalianda, warga Jalan Ragom Mufakat I, Kalianda, sedang berjalan kaki menuju stadion, untuk berolah raga. da mereka terkejut melihat mayat perempuan tanpa identitas, di pinggir Jalan. “Ya kami mau olah raga, dan melihat peremput tergeletak, lalu kami lapor polisi,” kata Rona, yang pertama melihat korban.

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Korban juga sempat mengunggah di foto whatshapp, saat bersama dua pria malam sebelum kejadian. “Kasusnya masih kita dalami,” kata Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Try Maradona. (amir/Red)

Tinggalkan Balasan