Dua Warga Pekurun Tengah Ditangkap Polisi dengan Sangkaan Menyalahgunakan Narkotika - Sinarlampung.com

Dua Warga Pekurun Tengah Ditangkap Polisi dengan Sangkaan Menyalahgunakan Narkotika

Spread the love

Lampung Utara (SL)-Peredaran gelap narkotika di Kabupaten Lampung Utara, terkesan masih menjadi lahan bisnis yang menggiurkan bagi oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal ini dibuktikan dengan kembali diamankannya dua orang pelaku yang tertangkap tangan dengan sangkaan kepemilikan narkotika jenis shabu dan pil ekstasi.

Salah satu tersangak diperiksa petugas

Adalah Randi, (22), warga Desa Pekurun Tengah Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara, yang ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lampung Utara, pada Minggu, (9/6/2019) pagi, sekitar pukul 10.00 WIB, di bilangan Taman Bendungan Way Rarem, serta seorang pelaku lainnya, Hairul, (42), juga warga desa yang sama, tertangkap di kediamannya, pada Senin, (10/6/2019), malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Kasatresnarkoba Polres Lampura, Iptu. Andri Gustami, S.I.K., mewakili Kapolres AKBP. Budiman Sulaksono, S.I.K., menyampaikan, pelaku yang disinyalir menyalahgunakan narkotika di wilayah Abung Pekurun itu ditangkap bermula dari adanya laporan masyarakat.

“Berdasarlan laporan dari masyarakat yang mengetahui aktifias pelaku serta dari hasil penyelidikan anggota Polsek Abung Barat, didapati keduanya dengan sengaja menyimpan dan memiliki narkotika jenis shabu dan pil ekstasi,” terang Iptu. Andri Gustami, kepada Sinarlampung.com, Selasa, (11/6/2019), melalui siaran persnya.

Dijelaskan Andri Gustami, setelah dilakukan penyelidikan dan penyergapan yang dilakukan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Lampura, dari tangan pelaku Randi didapati sejumlah barang bukti berupa tiga paket kecil shabu, dua butir pil ekstasi warna biru, satu tabung kaca (pirek), satu korek api gas, satu dompet warna hitam, dan tiga lembar timah rokok.

“Sementara, dari tangan pelaku Hairul didapati sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis shabu serta uang tunai senilai Rp.300 ribu yang diduga kuat hasil dari penjualan shabu-shabu pada konsumen penyalahguna narkotika,” papar Andri Gustami.

Dijelaskannya, kedua pelaku saat ini telah diamankan di Satnarkoba Polres Lampura guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. (ardi)

Tinggalkan Balasan