Dua Mayat di Kebun PTPN VII Adalah Suami Istri Korban Pembunuhan

Spread the love

Sharing is caring!

Lampung Selatan (SL)-Jasad pria dan wanita, yang ditemukan di Gunung Kapal, di tengah perkebunan kelapa sawit PTPN VII, Unit Usaha Rejosari Natar, Lampung Selatan, ternyata adalah pasangan suami istri. Dia adalah Sukirman dan istrinya.  Mereka berada di lokasi diduga terkait bisnis pengadaan uang. Kedunya tewas dengan penuh luka senjta tajam,  bahkn hingga iusus terburai.

Minggu (21/10) sekitar pukul 23.00, enam anggota keluarga korban, termasuk adik dan anak perempuan Sukirman datang ke Polsek Natar. Mereka memastikan kabar adanya setelah adanya penemuan dua mayat dari media sosial.

Dari kedatangan mereka diketahui jika Sukirman dan istrinya hilang sejak 15 Oktober lalu, mengendarai mobil Grand Max. Belum bisa dipastikan pasangan itu korban perampokan atau ada indikasi balas dendam.

Namun dari keterangan keluarga korban kepada petugas, diketahui Sukirman dan istrinya telah mengeluarkan uang sebanyak Rp110 juta yang diduga hendak digandakan menjadi Rp1 miliar.

Korban bisa sampai ke Gunung Kapal di tengah kebun sawit itu karena uang yang diduga dijanjikan akan menjadi Rp1 miliar akan diambil di Gunung Kapal. Sementara mobil Grand Max korban ditemukan polisi di wilayah Seputih Raman.

Pagi ini, Senin (22/10/2018) tim reserse Polres Lamsel dan Polsek Natar kembali mendatang lokasi penemuan mayat untuk mengembangkan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) kali pertama ditemukan oleh warga di seputaran Gunungkapal, perkebunan sawit PTPN 7, Desa Rejosari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Kedua korban diduga korban pembunuhan. Terdapat luka tusuka di dada sebelah kiri dan organ tubuh terburai pada tubuh mayat perempuan. Terdapat cincin warna kuning keemasan di jari manis sebelah kiri serta menggunakan gelang warna hitam di pergelangan tangan kirinya.

Sedangkan mayat pria, terdapat 10 luka tusukan di sekujur tubuh yang sudah membusuk dan di makan ulat belatung. Kedua mayat itu saat ini berada di kamar mayat RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung. (lp/nt/jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *