Dua Kanit "Saling" Tembak di Kantor Polisi Donggala? - Sinarlampung.com

Dua Kanit “Saling” Tembak di Kantor Polisi Donggala?

Spread the love

Donggala (SL)-Kanit Sabara Polsek Sirenja, Polres Donggala, Aiptu Purwanto menembak rekannya Aipda Nabud Salama, Ka. SPKT Polsek Sirenja, dengan senjataa laras panjang SS1  jenis V2, saat berada markas Polsek Sirenja Jalan  Trans Palu Toli – Toli,  Kecamatan Sirenja,  Kabupaten Donggala, Jum,at 08 November 2019 sekitar Pukul. 09.15 Wita.

Informasi di lokasi kejadian masing dalam penyelidikan terkait motif kasus tersebut. kedua Kanit tersebut kini masih kritis dan mendapat perawatan Medis di RSUD Donggala. Informasi tersiah kedua cekcok mulut, lalu saling tembak. Informasi lain menyebutkan pistol laras panjang meletus tanpa sengaja dan menembak kepala Ka SPK.

Informasi laporan internal Polres Donggala menyebutkan Aipda Nabud Salama roboh diruang SPK, akibat senjata laras panjang, yang diduga tidak sengaja ditembakkan jarak dekat oleh Aiptu Purwanto (Kanit Sabhara Polsek Sirenja), yang mencari HTnya. Diduga karena depresi dan kaget, Kanit Sabara mengambil pistol di pinggang korban, lalu menembakkan kepalanya sendiri. Dan keduanya terluka

Sekitar Pukul. 09.05 Wita, Aiptu Purwanto sang kanit Sabaha, sedang membersihkan senjata laras panjang SS1 jenis V2 didalam ruangan Polsek Sirenja, dan setelah melakukan pembersihan senjata Aiptu Purwanto keluar dari ruangan Mapolsek Sirenja dan menuju ke penjagaan Polsek Sirenja yang berjarak kurang lebih 5 meter dari ruangan Mapolsek Sirenja.

Setelah tiba di depan penjagaan Mapolsek Sirenja Aiptu Purwanto (Kanit Sabhara Polsek Sirenja) sempat menanyakan keberadaan HT miliknya kepada Aipda Nabud Salama (Ka. SPKT Polsek Sirenja), namun naas pada saat menanyakan keberadaan HT miliknya kepada Aipda Nabud Salama, tiba – tiba dan tanpa disengaja senjata laras panjang V2 yang dipegang oleh Aiptu Purwanto meledak dan mengenai Aipda Nabud Salama dan jatuh terkapar.

Melihat Aipda Nabud Salama jatuh terkapar akibat terkena tembakan, sehingga Aiptu Purwanto panik dan langsung mengambil senjata Pistol milik Aipda Nabud Salama yang berada disamping korban dan kemudian langsung menembakkan senjata pistol tersebut kebagian kepalanya sendiri, dengan maksud untuk bunuh diri.

Anggota Polsek Sirenja yang berada disekitar TKP yang melihat kejadian tersebut dan dibantu oleh anggota TNI (Koramil 13/Sirenja dan masyarakat sekitar, kemudian langsung membawa kedua korban ke Puskesmas Sirenja guna mendapat perawatan Medis. Sekitar Pukul. 10:00 Wita, keadaan kedua korban semakin kritis, sehingga kedua korban dievakuasi ke Rs. Bhayangakara Palu.

Hingga pukul 12 : 00 Wita, situasi di Polsek Sirenja masih kondusif, dan untuk sementara Polsek Sirenja ditutup untuk umum (terpasang Polici Line) karena sedang menunggu proses olah TKP yang akan dilakukan Tim Inafis/Forensik Polda Sulteng dan Polres Donggala.

Diduga kemungkinan terjadinya penembakan terhadap Aipda Nabud Salama dilakukan oleh Aiptu Purwanto (Kanit Sabhara Polsek Sirenja) tanpa ada unsur kesengajaan, dan kemungkinan tidak adanya unsur pengamanan senjata dengan kondisi senjata terisi namun tidak terkunci.

Namun tidak menutup kemungkinan adanya permasalahan pribadi antara Aiptu Purwanto dengan Aipda Nabud Salama sehingga terjadi aksi saling tembak antara kedua anggota Kepolisian Polsek Sirenja tersebut, dan kini masih dalam Penyelidikan Polres Donggala.

Polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait dua orang anggota Polri yang tertembak di bagian kepala di Mapolsek Sirenja, Donggala, Sulawesi Tengah. Saat ini, pihak kepolisian menduga penembakan dilakukan oleh polisi yang kemudian menembak diri sendiri. “Mungkin ada cekcok, kemudian nembak teman sendiri dan tembak diri sendiri, “kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto pada Jumat (8/11/2019)

Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol Lukman Wahyu membenarkan dua anggotanya kena tembak. Namun dia belum dapat merinci kronologi penembakan tersebut. “Yang jelas ada anggota luka kena peluru. Senjatanya V2. Tentang kejadiannya seperti apa masih pendalaman,” ujar Kapolda di RS Bhayangkara Polda Sultra di Kota Palu, Jumat (8/11/2019).

Sementara menyangkut kondisi kedua polisi yang terluka, Kapolda mengungkapkan mereka sudah dalam penanganan medis. “Keduanya lagi diusahakan dapat segera disembuhkan karena lukanya di kepala,” kata jenderal Polri bintang satu.

Identitas anggota yang terluka masing-masing bernama Aiptu Purwanto yang menjabat sebagai Pejabat Sementara Kepala Unit (kanit) Sabhara dan Aipda Nabud Salama, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisiann (KSPK). Keduanya kini menjalani perawatan di RS Bhayangkara dengan dijaga ketat personel Polres Donggala dan Propam Polda Sulteng. (red)

Tinggalkan Balasan