DPRD Tuding PUPR Tubaba Lamban Respon Kerusakan Jalan Provinsi di Wilayahnya - Sinarlampung.com

DPRD Tuding PUPR Tubaba Lamban Respon Kerusakan Jalan Provinsi di Wilayahnya

Spread the love

Tulang Bawang Barat (SL)-Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) S Joko Kuncoro meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Tubaba, agar segera tanggap menyikapi kerusakan jalan provinsi ruas Tugu Tiyuh Pagar Dewa Kecamatan Pagar Dewa-Rajawali Unit 6 Lambu Kibang.

Ruas jalan provinsi tersebut saat ini sebagian sudah di hotmik namun hampir sebagian besar kondisinya bergelombang dan berlubang dalam, sehingga sulit untuk dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Padahal ruas tersebut merupakan akses jalan tercepat warga di 6 kecamatan wilayah utara Kabupaten Tubaba ke pusat pemerintahan di Kecamatan Tulang Bawang Tengah ataupun sebaliknya.

“Kita tau itu jalan provinsi, tetapi Pemkab Tubaba punya alat berat. Jadi, bisa melakukan tanggap darurat terlebih dahulu pakai alat tersebut dengan meratakan jalannya, minimalnya mudah untuk dilalui,”kata dia kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (5/11).

Menurut Joko, dengan meratakan jalan tersebut di musim kemarau ini diharapkan nanti ketika sudah memasuki musim penghujan, timbunan hasil kerukan jalan tersebut semakin padat, sehingga tidak menjadi tempat genangan air yang bakal memperparah kerusakan jalan,”Memang jalan itu sebagian sudah di hotmik, tetapi karena dasarnya (sabes) masih labil sehingga hotmiknya tidak bertahan lama bahkan banyak yang sudah rusak,”papar Joko yang juga menjabat Ketua DPD Partai NasDem Tubaba.

Joko menjelaskan, ruas jalan tersebut merupakan jalan alternatif dan akses tercepat masyarakat di wilayah utara kabupaten meliputi Kecamatan Batu Putih, Gunung Agung, Way Kenanga, Gunung Terang, Lambu Kibang, dan Pagar Dewa menuju pusat pemerintah di Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan dua kecamatan lainnya.

“Tidak dipungkiri, Tubaba sudah dilintasi jalan tol bahkan terdapat exit tol di Lambu Kibang dan Way Kenanga/Way Serdang, tetapi ketika ini sudah resmi dibuka hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda empat saja. Mau tidak mau masyarakat di 6 kecamatan yang hanya memiliki roda dua ketika hendak ke pusat pemerintahan tetap harus melintas melalui ruas jalan Pagar Dewa-Rajawali Unit 6 Lambu Kibang karena ini akses terdekat,”tukasnya.

Selain meminta tanggap darurat Pemkab Tubaba melalui Dinas PUPR, Wakil Ketua II DPRD Tubaba asal Partai NasDem ini juga berharap kepada Pemprov Lampung untuk memprioritaskan perbaikan jalan tersebut melalui APBD Pemprov di tahun 2020 mendatang. “Kami berharap Pemprov Lampung dapat memprioritas perbaikan jalan tersebut, serta jalan-jalan provinsi yang memiliki akses ke pintu-pintu tol di wilayah Kabupaten Tubaba,”pungkas Joko. (Angga)

Tinggalkan Balasan