Iskandar Zulkarnain Raih Gelar Doktor Jadi Inspirasi Wartawan Lain

Spread the love

Sharing is caring!

Bandar Lampung (SL) – Pemimpin Redaksi Lampung Post H. Iskandar Zulkarnain, resmi menyandang gelar doktor, setelah diyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dalam ujian promosi doktor (S3), di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Kamis (30/8/2018).

Ketua Tim Penguji Prof Dr. Moh. Mukri, MAg, membacakan hasil rapat sidang senat merasa bangga dengan kelulusan Iskandar sebagai doktor ke-44 di UIN Raden Intan, bertepatan dengan HUT Lampung Post ke-44. Sebab, dia juga ikut memonitor proses studi Iskandar selama menempuh program doktor.

Karena itu, Prof. Mukri mengatakan, dengan gelar doktor yang disandang oleh Iskandar, dapat menjadi inspirasi wartawan lainnya dalam meningkatkan profesionalisme jurnalistik. Mukri juga Rektor UIN Lampung ini menilai bahwa cerdas itu penting. Karena dalam Kitab Suci Al Quran sudah jelas kita diperintahkan supaya cerdas.

Pernyataan yang sama dikemukakan penguji lain Prof. Dr. H. Chomsahrial Romli. Ia mengatakan bahwa gelar doktor yang disandang Iskandar dapat menjadi inspirasi wartawan lain. Selain, dia juga berperan agar gelar doktor yang disandang Iskandar dapat bermanfaat baginya juga menjadi inspirasi wartawan lain. Tidak hanya itu, dengan gelar doktor Iskandar diharapkan bisa berperan dalam konstribusi dunia jurnalistik di Lampung bahkan Indonesia.

Dalam ujian promosi doktor ini, Iskandar Zulkarnain menghadapi enam Tim Penguji. Tim penguji yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Moh Mukri, MAg, dengan anggota penguji Prof. Dr. H. Sudjarwo, MS, Prof. Dr. H. Khomsahrial Romli, M.Si, Prof. Dr. H. Sulthan Syahril, MA, Dr. Hj. Siti Patimah, M.Pd, Dr. H. Masykur, M.Pd dan Sekretaris penguji Dr. HM. Akmansyah, MA.

Dalam disertasinya, Iskandar mengangkat tema “Pengembangan Model Pendidikan dan Pelatihan Konvergensi Media dalam Meningkatkan Mutu Jurnalistik Berbasis Karakter (Studi pada Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI) – PWI).

Iskandar mengatakan, bahwa desertasi dilatar belakangi dengan kegalauan maraknya berita hoax dalam beberapa tahun terakhir ini. Ada 10 karakter yang perlu dimiliki wartawan dalam penelitian yang digunakan oleh Iskandar. Bahkan, Iskandar sampai tiga kali melakukan penelitian terhadap responden.

Melihat perkembangan media sekarang, maka wartawan sekarang dituntut lebih mengetahui kebutuhan masyarakat. Media cetak sekarang harus punyai terobosan untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Sebab, anak-anak sekarang pagi-pagi tidak lagi membaca koran tapi yang dibuka android untuk mencari informasi.

Masih menurut Iskandar, media cetak bakal terancam gulung tikar dan ditinggalkan pembacanya kalau tidak dibarengi dengan konvergensi seperti adanya media online dan media lain. (nt/rel/jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *