Ditolak ML Sama PL Saat Karaoke Pengusaha Ngamuk dan Buang Tembakan - Sinarlampung.com

Ditolak ML Sama PL Saat Karaoke Pengusaha Ngamuk dan Buang Tembakan

Spread the love

Malang (SL)-Ditolak berhubungan badan, pengusaha asal Batam, Arlin (54) warga Taman Batuaji Indah, Kelurahan Sigulung, Kota Batam, mengamuk di salah satu tempat Karaoke di kawasan Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (28/11/2019) sekitar pukul 23.40. Pelaku melempar mic dan menembakkan senjata api, jenis jenis pistol Seecamp LWS Kaliber 32.

Arlin yang dibawah pengaruh minuman keras marah setelah pemandu lagu alias LC, berinisial F yang menemaninya bernyanyi menolak untuk diajak berhubungan badan. Selain melemparkan mic ke arah pintu, pengusaha asala Batam itu juga mengeluarkan senjata api dan meletuskan tembakan dalam room Aero Smit sebanyak 1x tembakan.

Informasi dilokasi kejadian menyebutkan bahwa Arlin berkunjung ke Kota Malang, kemudian bersama Dodik Winarno warga Jalan Borobudur IV D, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mendatangi lokasi karaoke pada Kamis (28/11/2019) sekitar pukul 23.00. Saat berada di room karaoke, mereka menyewa 2 pemandu lagu berinisial F dan M.

Saat itu F menemani Arlin untuk bernyanyi dan berjalan normal. Namun sekitar pukul 23.45, Arlin yang sudah dalam kondisi mabuk mengajak F untuk bercinta. Tapi F menolaknya dikarenakan tugasnya hanya menemani bernyanyi. Pemolakan itu membuat Arlin marah-marah. Sementara itu, F memilih untuk keluar dari ruang karaoke karena takut dengan Arlin.

Namun sebelum sempat keluar dari room, sebuah mic dilempar ke arah pintu. Disaat yang hampir bersamaan, Arlin mengeluarkan pistolnya melakukan penembakan ke atas. Kejadian itu membuat kaget semua pengunjung dan karyawan karoake hingga Arlin berhasil diamankan petugas. Pistol itu diketahui merupakan senjata Api Izin Khusus Senjata Api (IKHSA) yang diperuntukan bela diri. “Saya pas didalam, tau pas ngeluarkan itu. Shock,” kata M kepada media di Malang, Jumat, (29/11/2019).

Pelaku sendiri kini masih menjalani proses hukum di Mapolresta Malang Kota. “Benar saat ini masih kita proses lebih lanjut. Nanti kita sampaikan secara resmi,” tandas Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata. “Pada saat saudari F hendak keluar, kemudian saudara ABR marah dan melempar mikrofon ke pintu ruangan karaoke. Saudari F tetap berusaha keluar dan lari. Kemudian saudara ABR mengeluarkan pistolnya dan mengeluarkan tembakan sebanyak satu kali tembakan,” katanya.

Barung mengatakan, ABR sedang dalam pengaruh minuman keras sehingga tidak bisa mengkontrol emosi. Sedangkan pistol yang digunakan merek Seecamp LWS kaliber 32 dengan nomor JW4399. “Hasil penelitian bahwa yang bersangkutan mempunyai Surat Izin Khusus Senjata Api (IKHSA) yang dikeluarkan oleh Mabes Polri dengan nomor IKHSA/4140/VIII/2019,” katanya. (red)

Tinggalkan Balasan