Dikawal Safrie Syamsudin dan Letjen (pur) Agus Sutomo, Prabowo Besuk Eggi dan Lieus Tapi Tak Dapat Izin - Sinarlampung.com

Dikawal Safrie Syamsudin dan Letjen (pur) Agus Sutomo, Prabowo Besuk Eggi dan Lieus Tapi Tak Dapat Izin

Spread the love

Jakarta (SL)-Capres Prabowo Subianto menjenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkarisma yang ditahan di Polda Metro Jaya. Eggi dan Lieus ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas tuduhan makar. Jubir BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak ikut mengawal kunjungan Prabowo malam ini. Tak hanya itu, Prabowo juga akan dikawal mantan Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin dan mantan Danjen Kopassus Letjen (purn) Agus Sutomo.

Tak cuma dikawal sejumlah pensiunan jenderal, Prabowo juga akan didampingi oleh para politisi pendukungnya. Termasuk Fadli Zon dan Sudirman Said serta hadir pula Amien Rais. “Saya, Letjen (Purn) Syafri Syamsudin, Letjen (Purn) Agus Sutomo, Marsekal (Purn) Imam Sufaat, Sofyan Jacob, Laksamana (Purn) Tedjo Edy, Titiek Soharto, Prof Dr Amien Rais, Sudirman Said, Fadli Zon dan lain-lain,” kata Dahnil kepada wartawan, Senin (20/5).

Dahnil mengatakan, kedatangan Prabowo dan rombongan untuk menjenguk Eggi dan Lieus. Prabowo juga disebut membawa makanan untuk kedua para pendukungnya yang ditahan polisi itu.

Capres nomor 02 Prabowo Subianto tiba di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, pukul 18.55 WIB, Senin (20/5/2019). Ia langsung berjalan menuju rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Prabowo mengenakan baju putih dan peci hitam. Dia belum memberikan komentar apa pun mengenai kedatangannya itu. Informasi mengenai kedatangan Prabowo sebelumnya disampaikan oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Dahnil Anzar Simanjuntak.

Jam Besuk Habis, Prabowo Ditolak Bertemu Eggi dan Lieus

Rombongan Prabowo Subianto dan Amien Rais ditolak menemui dua tersangka dugaan makar, Eggi Sudjana, yang berada di Polda Metro Jaya. Alasannya, jam besuk sudah habis. “Mohon maaf SOP-nya seperti itu, rules-nya seperti itu,” ujar Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam saat berbincang dengan Prabowo di depan Rutan Polda Metro Jaya, Senin (20/5/2019).

Prabowo lantas menyebut jam besuk seharusnya mempertimbangkan asas kemanusiaan. Namun Prabowo menegaskan tetap menghormati keputusan polisi. “Iya SOP kan dibuat untuk ada kelonggaran, kita bisa beri suatu asas pertimbangan kemanusiaan, tapi kita hormati kewenangan Saudara. Kita hormati Saudara,” tutur Prabowo.

Prabowo juga menanyakan kondisi Permadi. Prabowo mempertanyakan pemanggilan. “Usia 80 kena strok berkali-kali, Anda periksa kok malam-malam ya, nggak make sense, itu dalam arti keluhan saya. Umur 80 tahun kasihan. Oke, begitu. Di sini ada keluarganya nggak, mana mana keluarganya? Kita ingin tinggalkan makanan sahur, ya. Oke, tabah, ya,” ujar Prabowo. (red)

Tinggalkan Balasan