Cemburu Pesan Whatshapp Zaini Tewas di "Cacak" Suami Keponakannya - Sinarlampung.com

Cemburu Pesan Whatshapp Zaini Tewas di “Cacak” Suami Keponakannya

Spread the love

Lampung Barat (SL)-Diduga cemburu membaca percakapan pesan aplikasi WhatsApp (WA) istrinya,  Supriyanto (33), warga Pemangku Cempedak Pekon Padangtambak, Kecamatan Waytenong, Lampung Barat, membantai Ahmad Zaini (35), paman istrinya sendiri, Senin 12 Agustus 2019.

Akibatnya, Zaini tewas dengan luka bacokan di bagian kepala dan leher, dan bersimbah darah di halaman depan rumahnya. Perstiwa itu juga disaksikan istrinya Wijayanti. Supriyanto kini di tahan di Polres Lampung Barat

Kapolsek Sumber Jaya Kompol Arjon Syafri R. mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Ahmad Zaini mengirimkan pesan WA ke ponsel Wijayanti, istri Suprianto. Isinya, “Sesuk wae tak ewangi wadahi sawi (Besok saja, saya bantu menempatkan sawi, Bahasa jawa Red)”.

Pesan tersebut dibaca oleh Supriyanto. Lalu sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (12/8), Suproyanto mendatangi kediaman Ahmad Zaini untuk meminta penjelasan. “Di kediaman korban, mereka cekcok. Setelah itu, tersangka kembali ke rumah,” kata Arjon mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi, dalam ekspose Selasa (13/8).

Diduga Supriyanto tidak puas, lalu sekitar satu jam kemudian, Dia kembali mendatangi rumah Ahmad Zaini dengan membawa istrinya. Harapannya, persoalan WA ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Terlebih mereka masih memiliki hubungan keluarga. Namun keduanya kembali cekcok di ruang tamu.  “Saat itulah, Supriyanto mengambil golok yang ada di ruangan tersebut. Melihat tersangka memegang golok, korban berlari keluar. Namun tersangka mengejarnya,” kata Kapolsek.

Supriyanto yang kalap kemudian menyerang Ahmad Zaini yang sudah berada di halaman. Saat itu korban sempat menangkis hingga tangannya terluka. “Korban terjatuh dan tersangka kembali menyerang ke arah leher belakang dan kepala. Ia tewas di halaman rumahnya,” urai Arjon.

Kini, kata Arjon, Supriyanto ditahan dengan sangkaan pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. “Kita mengamankan barang bukti satu unit HP Samsung milik istri tersangka, HP korban, golok, baju korban, kaos singlet, dan dua unit motor,” katanya. (rdr/indra)

Tinggalkan Balasan