Cemburu Pacarnya Digoda dan Diajak Kencan Ribut Tikam Temannya - Sinarlampung.com

Cemburu Pacarnya Digoda dan Diajak Kencan Ribut Tikam Temannya

Spread the love

Lampung Barat (SL)-Diduga terbakar api cemburu karena pujaan hatinya dirayu orang lain bahkan diajak melakukan hubungan intim, Ribut Aji Riantoro alias Rian Bin Apriyadi (19) warga Pekon Puralaksana, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), mengamuk dan membacok temannya Gio Wiratama (19), menggunakan sebilah sejata tajam bercabang di bagian leher belakangnya.

Peristiwa terjadi sekitar Pukul 17.40 WIB Minggu (20/9), di Kelurahan Pajarbulan, Kecamatan Waytenong. Korban dan pelaku yang saling kenal sempat cekcok mulut. Namun karena perseteruan tidak terkendali akhirnya terjadi baku hantam hingga berujung dengan pembacokan oleh Ribut Aji Riantoro pada leher bagian belakang Gio Wiratama menggunakan sebilah pisau bercabang.

Kapolsek Sumberjaya Kompo Arjon Syafrie R, menegaskan alasan pelaku nekat membacok korban lantaran tidak terima si korban mengganggu kekasih hatinya yang berinisial (A) setelah mengajak pacar pelaku untuk berhubungan badan. Pelaku melarikan diri setelah membacok korban, dan kurang dari satu jam team Reskrim dan SPK Polsek Sumberjaya berhasil menangkap pelaku di tempat persembunyiannya yang tidak seberapa jauh dari TKP.

Atas tindakannya, Ribut Aji Riantoro dijerat dengan Pasal 351 Ayat I dan atau ayat I KUHP, dan Barang Bukti (BB) yang diamankan satu helai baju warna hitam yang ada bercak darah milik korban, satu helai baju lengan panjang warna hitam putih yang ada bercak darah milik pelaku, briket tangan dan pisau. “Saat ini tersangka sedang dilakukan pemeriksaan intensif,” tegasnya. (ius/mlo)

Dilatar belakangi rasa cemburu setelah kekasih hatinya dirayu orang lain bahkan diajak melakukan hubungan intim, Ribut Aji Riantoro alias Rian (19) warga Pekon Puralaksana, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), membacok Gio Wiratama Bin Tatang (19), menggunakan sebilah sejata tajam bercabang di bagian leher belakangnya. (red)

Tinggalkan Balasan