Bupati Raden Adipati Siap Penjarakan Oknum Kepala Kampung Yang "Korupsi" Dana Desa - Sinarlampung.com

Bupati Raden Adipati Siap Penjarakan Oknum Kepala Kampung Yang “Korupsi” Dana Desa

Spread the love

Way Kanan (SL)-Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan tidak akan main main terhdapa kasus penyelewengan dana desa di wilayahnya. Pemda akan menempuh jalur hukum terkait temuan Inspektorat atas dugaan penyimpangan anggran di puluhan Kampung (Desa,red).

Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya mengatakan temuan dan audit Inspektorat terhadapn 221 Kampung, ditemukan dugaan penyimpangan dana desa di sekitar 10 kampung. ”Ada 10 Kampung berdasarkan temuan inspektorat. Indikasi penyimpangan dana kampung di tahun sebelumnya. Bentuk penyelewengannya bervariasi, mulai dari pekerjaan yang tidak sesuai Rab, fiktip, hingga gelapkan honor aparat kampung,” kata Raden Adipati Surya di Negara Batin, Senin (13/5/2019)

Mantan Ketua DPRD Way Kanan menyebutkan ada satu kampung yang melakukan penyimpangan dana desa hingga Rp687 juta di tahun 2018 lalu. “Temuan itu sudah diproses di Kejaksaan Negeri. Berkas sudah naik untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. ” kata Adipati.

Bupati menegaskan bahwa aturan penggunaan dana desa di Way Kanan selalu dipantau oleh pemerintah Kabupaten Way Kanan. Pembinaan kepada para kepala kampung terus dilakukan. Adipati juga kerap mewarning Kepalaa Kampung, jika ada temuan diupayakan dengan mengembalikan dana ke kas kampong.

“KIta sudah lakukan pengawasan, pembinaan, hingga toleransi pengemalian. Jika hal itu dianggap sebelah mata, dan ada oknum kakam yang malah tambah menjadi-jadi. Maka kita tegaskaa untuk proses hukum. Penyatalah gunaan akan ada sanksi. Mereka tinggal menunggu waktu saja, apakah sebelum Lebaran atau sesudah Lebaran didalam penjara untuk tindak lanjuti penyelewengan oleh 10 kepala Kampung,” kata Bupati.

Temuan penyimapangan dana desa, diantaranya ada Kepala Kampung di Kecamatan Banjit tidak membayar tunjangan aparat kampung, dan menjual beras sejahtera (rastra). Kampung di Kecamatan Gunung Labuhan melakukan Pekerjaan Fiktif, termasuk penyimpangan honor aparat Kampung di Kecamatan Negara Batin. (Indro)

Tinggalkan Balasan