Bocah SD Tenggelam di Way Sekampung Pagelaran, 9 Jam Ditemukan di Dasar Sungai – Sinarlampung.com

Bocah SD Tenggelam di Way Sekampung Pagelaran, 9 Jam Ditemukan di Dasar Sungai

Spread the love

Pringsewu (SL)-Pelajar SD Faisal Setiawansah Putra (9), warga Dusun Sinar Banten Pekon Sukaratu Pagalaran, tewas tenggelam terseret arus sungai Way Sekampung, di Pekon Lugususari, Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu,  Rabu (12/6/19) sekitra pukul 12.00.

Informasi dilokasi kejadian menyebutkan korban bersama teman temannya, Dani (9), Akbar (9) dan Hasanul Maulana (9), teman satu kelas SD Pekon Sukaratu, sekitar pukul 12.00 Wib berangkat untuk mandi di sungai tersebut. Sesampainya di sungai korban langsung buka baju dan terjun ke sungai.

Sementara teman temannya masih didarat, dugaan sementar korban tak bisa berenang, dan tiba tiba korban terbawa arus air. Rekan-rekan korban telah berusaha menolong dengan menggunakan kayu, namun tidak dapat menjangkau tubuh korban.

Karena ketiganya ketakutan sehingga mereka pulang ke rumah pada sore hari dan melapor kepada orang tua korban. “Ketiga teman korban baru bercerita pada orang tua korban pada pukul 18.30 Wib sehingga keluarga korban melaporkan ke Polsek Pagelaran,” kata Kapolsek Pagelaran, di lokasi Sungai Way Sekampug, di Pekon Lugususari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu.

Menurut Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis, mendapat laporan itu, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Camat Pagelaran, BPBD Pringsewu, Basarnas Tanggamus untuk mendatangi TKP, dari TKP petugas berhasil menemukan pakaian korban yang berada di daratan tidak jauh dari bibir sungai. “Korban tenggelam di sungai sekampuh bernama Faisal Setiawansah Putra dari Untung Subari pelajar SD beralamat Dusun Sinar Banten Pekon Sukaratu Pagalaran,” katanya.

Menurut AKP Syafri Lubis, berdasarkan keterangan saksi-saksi bahwa korban bersama 3 rekannya Dani (9), Akbar (9) dan Hasanul Maulana (9) seluruhnya pelajar SD warga Pekon Sukaratu, sekitar pukul 12.00 Wib berangkat untuk mandi di sungai tersebut.

“Sesampainya di sungai korban langsung buka baju dan terjun ke sungai, sementara teman temannya masih didarat dan korban terbawa arus air, karena diduga tidak bisa berenang tubuh korban langsung terbawa arus. Rekan-rekan korban telah berusaha menolong dengan menggunakan media kayu namun tidak dapat menjangkau tubuh korban. Karena ketiganya ketakutan sehingga mereka pulang ke rumah pada sore hari.

Ditambahkan AKP Syafri Lubis, saat ini tim gabungan Polsek Pagelaran, BPBD dan masyarakat masih melakukan pencarian menggunakan alat dan penerangan seadanya. “Mengingat situasi malam hari dan arus deras, sementara dilakukan penyisiran di pinggir sungai yang dibantu masyarakat sekitar,” katanya.

Pencarian korban baru ditemukan di tengah sungai dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 21.43 WIB, Rabu (12/6). Bocah yang hilang saat mandi bersama tiga rekannya ditemukan setelah sejumlah warga menyelam ke sungai tersebut. Korban ditemukan warga yang berani menyelam. Mereka merupakan tetangga Faisal. Dengan menggunakan batang bambu, mereka mencari di dasar sungai. Jasad Faisal ditemukan tidak jauh dari lokasi ia mandi.

Sebelumnya, pencarian dilakukan tim gabungan yang dipimpin Kepala BPBD Pringsewu M. Khotim bersama Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis, dan Camat Pagelaran Bahrudin. Turut serta tim Tagana Dinas Sosial Pringsewu bersama warga dan orang tua korban.

Pencarian dilakukan dengan menyisir sungai. Ada juga yang mencari menggunakan tali dengan ujung dikaitkan kayu. “Kondisi malam. Arus cukup deras saat kita melakukan penyisiran,” kata Kapolsek Pagelaran AKP Syafri Lubis yang memimpin briefing sebelum pencarian. (Wagiman)

Tinggalkan Balasan