Bea Cukai Lampung Sita Jutaan Batang Rokok Ilegal, dan Segel Empat Mobil - Sinarlampung.com

Bea Cukai Lampung Sita Jutaan Batang Rokok Ilegal, dan Segel Empat Mobil

Spread the love

Bandar Lampung (SL)-Direktorat Jendral Bea & Cukai (BC) Kantor Wilayah Sumatera Bagian Barat, diwilayah kerja Provinsi Lampung, sejak Jumat (31/05/2019) berhasil menyita jutaan batang rokok diduga ilegal. Penyitaan jutaan batang rokok ilegal itu, disampaikan petugas BC ketika didatangi Sinarlampung.com dikantornya Jalan Cut Mutia Kota BandarLampung. Rabu (12/06/2019).

Mobil muat rokok ilegal

Selain menyita 1.024.000 batang rokok dalam 64 kemasan karton, satu karton berisi 16 ribu batang,  petugas juga mengamankan empat unit mobil, tiga minibus dan satu mobil box. Seperti yang dituturkan Dadik, salahsatu petugas BC Bagian P2 (Penindakkan & Penyidikkan), “Rokok yang disita, semuanya berjumlah 64 karton. Dan masing-masing ukuran perkartonnya berisi 16 ribu batang rokok” jelas Dadik.

Tampak pula dihalaman parkir kantor, 4 mobil dengan tipe dan jenis berbeda, antara lain 1 Coltdiesel nopol B-9088-UCH, Xenia nopol BE-1341-BP, Toyota Rush nopol BE-2426-DP, Daihatsu Grandmax nopol BE-9738-AX ditempeli tanda segel penyitaan.

Menurut Dadik, itulah mobil yang digunakan sebagai kendaraan pengangkut rokoknya. Saat ditanya nama merek rokok yang disita, Dadik katakan, bermerek, Bossini. “Rokoknya bermerek Bossini. Semuanya ada didalam 4 mobil pengangkut yang sudah ditempeli tanda penyegelan itu,” Ujar Dadik.

“Penyitaan dilakukan oleh P2 BC yang terbagi menjadi 3 tim. Ditempat berbeda. Salahsatunya area Natar, Lampung Selatan,” sambungnya.

Namun saat ditanyakan siapa saja nama-nama supir selaku pengendara ke 4 mobil yang sudah disegel, Dadik menjawab, belum bisa diekspose kepublik. “Yang jelas, barang ini berasal dari Jawa” papar Dadik.

“Sekarang masih dalam tahap pengumpulan alat bukti. Dan alat bukti akan diserahkan ke uji lab dikantor pusat Jakarta. yang diteliti oleh tim ahli. Maka, tim ahli yang akan menjelaskan tentang asli atau tidaknya pita cukai yang melekat pada rokok tersebut” jelas Dadik

Pihak P2 BC sendiri tidak melakukan penahanan terhadap supir yang membawa rokok diduga bercukai ilegal itu. “Ketika hari dilakukannya operasi tindakkan penyitaan, kami tidak melakukan penahanan terhadap supir pengendara mobilnya” ujar Julio Caesar, petugas bagian P2 BC diwaktu bersamaan ikut menambahkan keterangan.

“Supir pengendara mobilnya, hanya kami mintai keterangan saja. Lalu kami menyita rokok berikut kendaraan sebagai sarana pengangkutnya. Jadi untuk saat ini, persoalan rokok yang kami tangani, masih dalam pengembangan dan pengumpulan alat bukti. Kami belum bisa menjabarkan secara lebih rinci lagi,” tambah Julio

Dadik menambahkan jika semua tahapan dari proses pengembangan mencari alat bukti tambahan sudah mencukupi, “Baru segera kami akan serahkan kepihak Kejaksaan untuk kemudian ditindaklanjuti proses hukumnya,” tutur Dadik akhiri. (Silo)

Tinggalkan Balasan