Ansori Sabak : Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah - Sinarlampung.com

Ansori Sabak : Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah

Spread the love

Lampung Utara (SL)-Kondisi keuangan daerah Kabupaten Lampung Utara saat menjadi satu problematika yang membutuhkan kecermatan dan penanganan administratif yang bersifat terbuka, akuntabel, serta tidak mengada-ada. Hal ini disampaikan salah satu tokoh masyarakat setempat Ansori Sabak, Selasa malam, (3/12/2019), di kediamannya.

Dikatakan Ansori Sabak, pemerintahan yang ada saat ini idealnya tidak lagi menggunakan sistem dan/atau birokrasi lama yang cenderung tertutup dalam hal menyampaikan informasi ke publik. “Kondisi keuangan daerah saat ini membutuhkan sistem birokrasi serta penanganan administrasi yang baru. Dalam arti harus mematuhi asas transparansi, akuntabel, dan apa adanya,” kata Ansori Sabak, kepada sinarlampung.com, Selasa malam, (3/12/2019).

Pola pengelolaan keuangan daerah dengan cara yang lama, tutur Ansori, sepatutnya ditinggalkan. “Yang saya maksudkan dengan pengelolaan cara yang lama, yakni sulitnya publik, dalam hal ini masyarakat di Lampung Utara untuk mengakses informasi serta mengetahui sejauh mana progress anggaran dan pengelolaan yang dilakukan oleh satuan kerja terkait,” paparnya.

Dengan demikian, lanjutnya, ketidaktransparansian anggaran daerah berpengaruh pada laju pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berbagai sektor. “Untuk itulah, saya mengimbau, agar pemerintah yang ada saat ini lebih dahulu menata birokrasi juga pengelolaan anggaran daerah dengan mengedepankan asas keterbukaan informasi publik, terukur, serta tidak mengada-ada,” imbau Ansori.

Lebih lanjut disampaikannya, dengan melakukan perubahan sistem birokrasi dan administrasi keuangan, tentu akan berdampak signifikan pada laju pertumbuhan dan peningkatan pendapatan asli daerah. “Terkait penggunaan anggaran yang telah terpakai, pemerintah saat ini sepatutnya untuk menjelaskan secara terang-benderang ke publik. Tidak perlu ditutup-tutupi dengan memberikan janji-janji yang tidak realistis,” tegasnya.

Pemerintah saat ini, kata Ansori, harus berlapang dada untuk menyampaikan kondisi keuangan daerah Kabupaten Lampung Utara serta menyampaikan sedang mencari solusi terbaik guna melunasi hutang daerah tanpa melampaui batasan dan aturan yang diberlakukan. (ardi)

Tinggalkan Balasan