Anggota DPR RI Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Pesawaran

Spread the love

Sharing is caring!

Pesawaran, (SL) – Dalam rangka sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang di hadiri oleh Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M. Sc dari  fraksi PDI Perjuangan Komisi II DPR RI asal Lampung, Tokoh Masyarakat, Pemuda, Perempuan, Tani, Agama, Sekretaris camat, Babinkatibmas, Kepala Desa Sekitar dan aparat pekon, Jumlah peserta yang hadir 150 orang, Rabu (12/9/2018).

Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M. Sc dari  fraksi PDI Perjuangan Komisi II DPR RI asal Lampung menyampaikan materi sosialisasi empat pilar kebangsaan kepada Tokoh Masyarakat, Pemuda, Perempuan, Tani, Agama serta perangkat desa di aula balai Desa Kresnowidodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran.

Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), merupakan pilar kebangsaan yang mesti dijaga dan lestarikan. Menurut Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M. Sc, meneguhkan nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI menjadi kunci penting merekatkan keutuhan bangsa Indonesia.

Para generasi muda sendiri, lanjut ,Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M. Sc generasi yang akan meneruskan kepemimpinan bangsa ke depan. Sehingga penting, memahami kondisi kehidupan berbangsa Indonesia.

“Kita harus implementasikan nilai-nilai luhur dalam empat pilar, yang menjadi aset untuk mempersatukan bangsa,” ucapnya.

Karena banyak ancaman yang merusak persatuan bangsa Indonesia sebagai suatu negara yang utuh. Hal itu tentu harus dibentengi dengan wawasan kebangsaan.

“Jangan sampai masyarakat mudah terprovokasi sehingat terpecah belah,” kata Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M. Sc sebagai politisi asal pringsewu Lampung.

Acara sosialisasi sendiri berlangsung dengan santai. Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M. Sc membuka dialog dan pertanyaan kepada masyarakat yang hadir.

“Harapan saya tentu, agar empat pilar kebangsaan ini terus dirawat dan dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, dengan cara mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” tukasnya.

Bentuk negara yang paling cocok untuk Indonesia adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di bagian akhir, Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M. Sc juga menekankan pentingnya toleransi dan kebersamaan. Kita bisa berbeda, tetapi harus bersatu, Bhineka Tunggal Ika.

Hal sama diungkapkan oleh Kepala Desa Kresnowidodo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran, mari kita kuatkan NKRI. Kita galang kebersamaan, mulai dari desa kita. (Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *