Informasi di Tiyuh Sumber Rejo, menyebutkan pelaku bersejata api kali pertama beraksi di Rk I, menyantroni rumah Mujiati. Pelaku masuk rumah dengan mencongkel jendela, lalu masuk kedalam rumah menggasak HP Xiaomi 5A milik Mujiati (25) yang ada diataas meja.

Lalu, dilokasi kedua RK 03, paraa pelaku beraksi selang 30 menit dari lokasi yang pertama. Pelaku masuk ke rumah lewat pintu depan dan dengan leluasa menggeledah rumah milik Alvin Saripudin (18). Dirumah itu, pelaku beraksi mirip petugas kepolisian, yang langsung menanyakan narkoba kepada korban. Pelaku langsung menggasak tiga unit HP android berbagai merk dan mengambil kunci kontak sepeda motor Yamaha Vixion milik korban.

Alvin Saripudin sempat mengikuti para terduga pelaku yang berjalan ke luar rumah, dan pelaku langsung memukul kepala korban dengan menggunakan gagang senpi, hingga korban mengalami luka di kepalanya. Pelaku sempat membuang tembakan lalu kabur ke arah Tiyuh Makarti, Kecamatan Tumijajar.

Aksi pelaku ditempat pertama sempat di pergoki Mujiati, yang kemudian ditodong senjata api. Mujiati tak berkutik, lalu para pelaku kabur. “Para pelaku beraksi Sabtu pagi di dua lokasi. RK 1 dan Rk 3, mereka membawa senjata api, satau warga ada yang dipukul dengan gagang pistol, dan sempat buang tembakan,” kata Kepalo Tiyuh Sumber Rejo, Joko Supriyanto. Minggu 6 OKtober 2019.

Menurut, dari laporan warga, pertama di RK 01, masuk ke dalam rumah Mujiati (25). Karena smepat kepergok, salah satu terduga pelaku sempat mengacungkan senpi ke arah kepala korban sebelum kabur. “Sekitar 30 menit kemudian beraksi dirumah Alvin di RK 3. Disana mereka masuk lewan pintu depan dengan langsung menanyakan narkoba, mirip polisi melakukan penggerebekan,” katanya.

Kasus perampokan dengan modus mirik aksi polisi melakukan penggerebekan itu kini di tangani aparaat Polsek Tumijajar, Polres Tulang Bawang. (Red)