Acara Mepud Lesung Bareng Bupati Tulang Bawang Disajikan Ikan Bakar "Berbelatung" Dan Hidangan Basi - Sinar Lampung

Acara Mepud Lesung Bareng Bupati Tulang Bawang Disajikan Ikan Bakar “Berbelatung” Dan Hidangan Basi

Spread the love

Sharing is caring!

Tulang Bawang (SL)-Acara budaya Mepud Lesung festival Megou Pak Tulang Bawang, memperingati HUT ke-22 Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2019,  di komplek MPP Tiuh Tohou Menggala Tulang Bawang, disajikan makan ikan bakar berulat belatung, dan makanan basi, Kamis (14/3).”

IKan bakar berulat belatung dan sajian basi

Padahal Mepud Lesung diikuti 2.500 peserta terdiri dari ASN Pemkab Tulang Bawang, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, anggota Kodim 0426, Anggota Polres Tulang Bawang, serta insan pers Kabupaten Tulang Bawang, dan Tokoh polisitik AZisi Syamsudin.

Mepud Lesung festival Megou Pak Tulang Bawang dalam rangka memperingati HUT ke-22 Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2019 yang diikuti 2.500 peserta dan dihadiri oleh anggota DPR RI bapak Azis Syamsuddin, yang makan dalam lesung. Kegiatan ini juga untuk melestarikan budaya Lampung khususnya Megou Pak Tulang Bawang dan masyarakat Tulang Bawang.

“Tujuan untuk melestarikan budaya Mepud Lesung kepada seluruh peserta yang hadir dan dapat menikmati masakan khas masyarakat Tulang Bawang yang terkenal dengan nyeruwit. Tetapi kami kekecewaan, para ASN ngedumel dumel di belakang, Karena mendapati ikan berualt belatung, dan hidangan basi,” kata salah seoarng peserta.

“Tapi yang pasti, semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta dapat melestarikan budaya Lampung khususnya Megou Pak Tulang Bawang,” katanya.

Kegiatan Mepud Lesung ini baru pertama kali di lakukan di Kabupaten Tulang Bawang, dan berharap dapat memecahkan rekor Muri, ”Kok panitianya gak bisa memperhatikan makanan makanan itu. Mudah mudahan kegiatan yang baik ini mendapatkan manfaat yang baik serta akan mendapatkan rekor Muri”Lebih lanjut, Kemungkinan besar pihak dinas yang mengadakan acara ini mereka kerjakan sendiri untuk mengolah atau menyediakan makanan yang akan di sajikan dan tidak melibatkan pengusaha catering atau rumah makan,” katanya. (Mardi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *